Manila55 Artikel ini membahas Ketika Hukum Terasa Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas, Apa yang Salah secara kritis dan berimbang, dengan menekankan proses hukum yang transparan, bukti terverifikasi, serta penghormatan terhadap hak semua pihak.
15.00 WIB MAHASISWA DAN KELOMPOK LAIN MASIH BERTAHAN Situasi aksi mulai berpengaruh terhadap sejumlah agenda di lingkungan parlemen. Salah satu laporan menyebut agenda terkait RUU Perampasan Aset mengalami perubahan karena narasumber yang dijadwalkan hadir batal datang.
Artinya, popularitas tidak lagi sekadar soal terkenal. Popularitas bisa menjadi aset ekonomi. Hal yang sama juga terlihat pada artis-artis muda yang mulai membangun usaha sendiri. Mereka memahami bahwa karier di dunia hiburan tidak selalu bisa berjalan selamanya. Hari ini seseorang bisa sangat populer. Besok belum tentu. Tren berubah, selera masyarakat berubah, platform berubah, bahkan algoritma media sosial juga berubah. Karena itu, sebagian artis mulai berpikir: kalau popularitas sedang tinggi, kenapa tidak digunakan untuk membangun sesuatu yang bisa bertahan lebih lama? Pertanyaan tersebut masuk akal. Namun, membangun bisnis tentu tidak semudah mengunggah foto produk ke Instagram. Bisnis membutuhkan manajemen, modal, strategi, kualitas produk, legalitas, perpajakan, kontrak, dan yang tidak kalah penting adalah tata kelola hukum. Popularitas Tidak Otomatis Membuat Bisnis Berhasil Ada satu kesalahpahaman yang sering muncul. Karena seorang artis memiliki jutaan followers, orang menganggap bisnisnya pasti sukses. Padahal belum tentu. Ketiga, reformasi dan evaluasi kebijakan pemerintah. GERAM membawa kritik terhadap sejumlah arah kebijakan politik dan ekonomi.
Memasuki pagi, kepolisian melakukan pengamanan di sekitar kawasan DPR. Polisi juga melakukan pemeriksaan secara acak terhadap sebagian peserta yang menuju kawasan parlemen. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengamanan dan antisipasi terhadap pihak yang berpotensi mengganggu jalannya aksi. Arus lalu lintas di Jakarta tetap dipantau. Pengendara yang menuju kawasan Senayan diminta memperhatikan perkembangan karena rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara situasional.
Kita tunggu perkembangan selanjutnya dari program inovatif ini.